Jumat, 12 Juni 2015

Penulisan 2 Bahasa Indonesia 2

Nama               :           Vica Haristantia
NPM               :           17212568
Kelas               :           3EA25

TOMYAM



Bahan Membuat Sup Tom Yam :
A.    Bahan Untuk Kaldu :
-          1800 kaldu udang
-          3 batang serai, dimemarkan dulu
-          3 cm jahe, dimemarkan dulu
-          3 lembar daun jeruk
-          4 sendok makan kecap ikan
-          4 cm lengkuas, dimemarkan dulu
-          2 sendok teh minyak cabai
-          1/2 sendok teh garam halus
-          3 buah cabai rawit merah, dihaluskan
-          1 siung bawang putih, dimemarkan dulu
-          1 buah cabe merah besar, dihaluskan

B.     Bahan untuk Isi:
-          300 gram udang ukuran besar (kepalanya dibuang lalu dibersihkan)
-          100 gram jamur merang
-          8 buah cabai rawit, dibiarkan utuh
-          4 batang serai, ambil putihnya. dipotong-potong
-          10 lembar daun ketumbar, duiris halus
-          5 sendok makan air jeruk nipis
-          5 lembar daun jeruk

C.     Cara Membuat Sup Tom Yam :
1.      Langkah Pertama, didihkan kaldu, kemudian masukkan serai, bawang putih, jahe, lengkuas dan bumbu kaldu lainnya. Setelah itu rebus hingga mendidih. lalu angkat kemudian saring.
2.      Selanjutnya, panaskan kembali kaldu, kemudian masukan udang, cabai rawit utuh, jamur dan daging serai. Setelah itu , sesaat sebelum di angkat, tuang air jeruk nipis dan daun ketumbar. lalu angkat dan sup tom yam buatan anda pun siap untuk disajikan.


http://www.resepmasakankhas.com/resep-membuat-sup-tom-yam-enak-praktis/

Penulisan 1 Bahasa Indonesia 2

Nama               :           Vica Haristantia
NPM               :           17212568
Kelas               :           3EA25

Orang Indonesia Bergantung pada Smartphone
Sebagai negara yang jumlah penduduknya mencapai seperempat miliar jiwa, tidak mengherankan jika Indonesia berada di urutan teratas pengguna smartphone. Namun, apa jadinya jika penduduk Indonesia dalam melakukan aktivitas sehari-hari sangat bergantung pada gadget-nya?
Google merilis riset yang dilakukan Barometer Konsumen bekerja sama dengan Taylor Nelson Sofres (TNS) menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan di dunia bisnis informasi teknologi (IT). Dalam satu tahun, masyarakat Indonesia mengalami pertumbuhan cepat dalam mengadopsi smartphone, yakni dari 14 persen menjadi 28 persen. "Sekitar 88 persen orang Indonesia memiliki ponsel. Di masa depan adalah masuk akal jika semua ponselnya akan berupa smartphone," kata Account Strategist Google Indonesia Ricky Tjok.
Indonesia juga merupakan salah satu dari 12 negara di dunia yang penggunaan smartphone lebih tinggi daripada penggunaan komputer dengan perbandingan 28 persen berbanding 15 persen. Ricky menambahkan, dari 62 persen pemakai ponsel pintar di Tanah Air  yang disurvei mengatakan bahwa mereka hanya menggunakan smartphone dan tidak ada alat lain untuk mengakses internet.
Saat ini Indonesia menempati salah satu peringkat teratas di dunia tentang akses internet eksklusif dari smartphone, yakni peringkat pertama di Asia dan peringkat ketiga di dunia. Studi yang diselenggarakan TNS juga menunjukkan, 66 persen orang Indonesia yang berbelanja akan meriset produk menggunakan smartphone sebelum membeli.
Tak hanya itu, 42 persen masyarakat Indonesia mendengarkan dan memutar musik melalui smartphone. Bahkan, setidaknya 59 persen masyarakat Indonesia mencari informasi minimal satu kali dalam sebulan dengan menggunakan ponsel mereka.
1.      Perilaku online
Riset Barometer Konsumen yang mengamati perilaku online secara umum juga menunjukkan angka yang tak kalah luar biasa. Tiket pesawat adalah pembelian online paling populer bagi orang Indonesia, di mana 24 persen peserta mengakui bahwa tiket pesawat terakhirnya dibeli secara online.
Kategori lain yang menempati posisi popular berbelanja melalui online adalah pembelian pakaian yang mencapai 13 persen, hotel 12 persen, dan ponsel 12 persen. "Dengan hampir sepertiga orang Indonesia memakai smartphone, perusahaan dituntut untuk dapat 'bertemu' dengan pelanggan melalui perangkat pintar," ujar Ricky.
Dia menambahkan, di Indonesia, pergerakan menuju seluler telah terjadi dan tidak dapat diabaikan. Karena itu, pebisnis yang cermat perlu mengejar kemajuan pelanggan agar tetap relevan dalam lingkungan yang semakin cepat ini.
Mantan ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) Sarwoto Atmosutarno mengomentari tingginya pertumbuhan penggunaan smartphone di Tanah Air. Menurut dia, pasar ponsel pintar umumnya didominasi oleh social media user dan anak muda. Mereka yang mendorong user experience dalam hal kenyamanan.
Menurut Sarwoto, harga tidak menjadi hambatan bagi konsumen karena produsen Cina siap menjual smartphone dengan harga 50 dolar AS per unit, bahkan bisa lebih murah. Harga yang terjangkau tersebut sangat berpengaruh pada daya beli masyarakat Indonesia.
"Operator juga bisa kasih bandwidth murah karena volume besar. Jadi wajarlah kalau pertumbuhan smartphone di Indonesia pesat," katanya. Lebih jauh Sarwoto menjelaskan dampak yang timbul dengan pertumbuhan pemakaian smartphone, yakni infrastruktur ICT membutuhkan bandwidth besar. Hal ini  diharapkan bisa didorong ke arah pemakaian yang produktif dan bukan sebaliknya. Perbaikan bandwidth ini juga harus mulai dilakukan sejak usia dini.
Pembatasan jenis content juga perlu dilakukan secara berjenjang dan berlanjut, terutama oleh orang tua, sekolah, komunitas, dan tempat kerja. Selain itu, penting agar ICT dan smartphone diarahkan untuk menunjang proses demokratisasi yang sehat. Hal itu tak lepas dari semua orang yang mempunyai medianya sendiri secara personal. Belum lagi ekonomi tumbuh dengan sangat pesat di era ekonomi digital. "Dampak negatif siber juga harus bisa diantisipasi, seperti kejahatan, plagiarisme, ajaran sesat, terorisme, dan lainnya," tambahnya.
Sementara itu, pengamat teknologi komunikasi dari ICT Studies, Heru Sutadi, mengungkapkan, harga yang murah dengan fitur yang lengkap menjadi alasan perkembangan smartphone begitu pesat setiap tahunnya. Lebih banyaknya smartphone yang digunakan daripada populasi yang ada menunjukkan bahwa pengguna memfungsikan smartphone untuk berbagai kebutuhan.
"Smartphone saat ini bukan hanya untuk bergaya saja, tetapi juga sudah digunakan untuk penunjang pekerjaan," katanya. Hal itu tak terlepas dari fungsi ponsel pintar yang kini sudah bisa menggantikan fungsi personal computer (PC). Meski begitu, tidak semua orang bisa meninggalkan PC lantaran belum semua fungsi PC bisa dijalankan di smartphone.
2.      Indonesia Masuk 5 Besar Negara Pengguna Smartphone
Pengguna ponsel pintar di Indonesia terus meningkat. Bahkan, sebuah lembaga riset menyebutkan bahwa Tanah Air berada di peringkat kelima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di dunia. Data tersebut dilansir oleh analis kawakan Horace H. Dediu melalui blognya, asymco.com. Di situ tertulis jika populasi Android telah lebih 1 miliar, sedangkan iOS mencapai 700 juta.
Selain data soal populasi jenis sistem operasi, Dediu juga juga mengurutkan negara mana saja yang memiliki jumlah pengguna smartphone terbesar. Posisi pertama jelas diduduki oleh China. Dengan populasi lebih dari 1 miliar penduduk, Nnegeri Tirai Bambu memiliki jumlah pengguna smartphone terbesar, mencapai 422 juta. Di bawah China, ada Amerika Serikat dengan jumlah pengguna mencapai 188 juta. Tepat di urutan ketiga dan selanjutnya adalah India, Brazil dan Jepang. Dalam data tersebut disebutkan pula Indonesia menduduki posisi 5 besar dengan pengguna aktif sebanyak 47 juta, atau sekitar 14% dari seluruh total pengguna ponsel.


http://www.republika.co.id/berita/koran/trentek/15/03/13/nl524m19-orang-indonesia-bergantung-pada-smartphone

Tugas 4 Bahasa Indonesia 2

Nama               :           Vica Haristantia
NPM               :           17212568
Kelas               :           3EA25

1.      SURAT MENYURAT
a.      Sejarah Singkat
Pada jaman dahulu ada sebuah organisasi dunia yang berpusat di negara Finlandia yangmenawarkan masyarakat untuk berkorespondensi dengan seluruh masyarakat lain di berbagai belahan dunia. Jadi, berdasarkan catatan sejarah, kegiatan surat menyurat di Indonesia telahdimulai sebelum kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara (Indonesia), yaitu pada masa KerajaanKutai, Tarumanegara, Pajajaran, Majapahit, Sriwijaya, dan Mataram. Hubungan komunikasiyang terjalin pada masa kerajaan-kerajaan itu memang hanya terbatas pada hubungan antar rajasaja. Bentuknya masih sangat sederhana. Para raja itu menggunakan kulit kayu, potongan bambu,daun lontar, dan kulit binatang untuk berkirim surat/pesan. Setelah bangsa Eropa masuk ke kawasan Nusantara, kegiatan surat menyurat mulaimenggunakan kertas. Mereka juga mengenalkan masyarakat dengan sebuah jasa pengirimansurat yang dinamakan kantor pos.Tahun 1809, atas perintah Gubernur Jenderal Herman mu William Daendels, kegiatan pos semakin lancar karena dibuatlah sebuah jalan yang diberi nama Jalan Raya Pos (de GrotePostweg) dari Anyer sampai Panarukan sepanjang 1000 km. Itulah sebabnya, pengiriman suratdari Jawa Barat ke Jawa Timur yang memakan waktu 40 hari menjadi 6 hari saja.

b.      Arti dan Fungsi Surat
Ø  Arti Surat
-          Menurut S. Hidajat surat adalah sehelai kertas atau lebih di mana dituliskan suatu pernyataan atau berita atau sesuatu yang hendak orang nyatakan, beritakan, atau tanyakan pada orang lain.
-          Surat menyurat adalah kegiatan berkomunikasi yang saling membahas antara pihak pertama dengan pihak kedua dengan menggunakan surat sebagai alatnya.
Ø  Fungsi Surat
-          Sebagai sarana komunikasi
-          Sebagai alat untuk menyampaikan pemberitahuan / permintaan atau permohonan, buah pikiran atau gagasan.
-          Sebagai alat bukti tertulis
-          Sebagai alat untuk mengingat
-          Sebagai bukti historis
-          Sebagai pedoman kerja.

c.       Syarat-syarat surat yang baik
-          Sebagai sarana komunikasi
-          Sebagai alat untuk menyampaikan pemberitahuan / permintaan atau permohonan, buah pikiran atau gagasan
-          Sebagai alat bukti tertulis
-          Sebagai alat untuk mengingat
-          Sebagai bukti historis
-          Sebagai pedoman kerja

d.      Bahasa Surat
-          Agar pesan atau informasi yang disampaikan mudah dipahami, surat hendaknya ditulis dengan menggunakan bahasa efektif, yaitujelas, lugas, dan komunikatif agar dapat mengungkapkan pesan secara tepat sesuai dengan maksud yang ingin dikemukakan oleh penulis.

e.       Bagian-bagian surat
1.      Kepala surat, bagian surat yang menunjukan ciri khas suatu badan usaha, perusahaan, atau kantor. Kepala surat(kop surat) terletak di bagian paling atas surat.
2.      Tanggal, dimana penulisannya menggunakan huruf untuk bulan, sedangkan untuk tanggal dan tahun menggunakan angka dan tidak boleh disingkat.
3.      Nomor surat, digunakan untuk surat-surat yang sifatnya resmi dan dinas.
4.      Lampiran, sesuatu yang melengkapi sebuah surat yang berisi keterangan berhubungan dengan surat dan diikutsertakan dalam pengiriman.
5.      Perihal/hal surat, bagian surat yang digunakan sebagai petunjuk mengenai masalah pokok surat.
6.      Alamat, alamat luar pada sampul dan alamat dalam pada surat.
7.      Salam pembuka, bagian surat yang berisi kalimat untuk membuka suatu pembicaraan dalam surat.
8.      Isi surat, pembicaraan inti dalam surat
9.      Salam penutup, bagian surat yang menandakan bahwa surat telah berakhir.
10.  Nama perusahaan/jabatan, dimana nama perusahaan digunakan untuk surat niaga, sedangkan nama jabatan digunakan untuk surat dinas.
11.  Tanda tangan, digunakan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab terhadap surat tersebut.
12.  Nama terang, jelas orang yang betanggung jawab terhadap surat /nama orang yang menandatangani surat.
13.  Nama jabatan/NIP, digunakan dalam surat niaga,sedangkan nip digunakan dalam surat dinas pemerintah.
14.  Tembusan, yang dibuat dengan tindasan karbon yang dapat dikirim kepada orang-orang yang ada hubungan dengan surat tersebut.
15.  Inisial, singkatan nama pengonsep dan pengetik surat tersebut.

f.       Contoh surat
-          Surat Bisnis, Surat Dinas, Surat Izin, Surat Kuasa, Surat Lamaran Kerja, Surat Pemberitahuan, Surat Penawaran, Surat Pengunduran Diri, Surat Peringatan, Surat Perjanjian, Surat Pernyataan, Surat Resmi, Surat Undangan.

g.      Jenis-jenis surat
-          Penggolongan surat menurut wujudnya adalah penggolongan surat menurut tampilan fisiknya
-          Penggolongan surat menurut tujuan penulisnya
-          Menurut Kerahasiaannya atau Keamanan Isinya
-          Penggolongan surat menurut Derajatnya atau Urgensi Penyelesaiannya merupakan Surat Kilat, Surat Sangat Segera, Surat Segera (Ignatius Wursanto, 2006:233-234)
-          Berdasarkan Prosedur Pengurusannya, jenis surat menurut Sedarmayanti, yaitu surat masuk, surat keluar. (2001:165).
-          Penggolongan surat menurut besarnya audien (orang yang dituju) untuk satu orang (surat panggilan kerja, tagihan, peringatan), sekelompk orang biasanya surat edaran untuk distributor dan memo untuk supervisior. Yang terakhir banyak orang seperti surat pengumuman. (Ramelan,2005:11).
-          Berdasarkan Isinya menurut Ramelan (Surat Dinas, Surat Bisnis, Surat Sosial, Surat Legal, Surat Pribadi.

2.      CURRICULUM VITAE (CV)
a.      Manfaat CV
menjelaskan keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya. Dengan CV, setiap orang yang membaca dan memeriksa CV seseorang akan dapat mengetahui dan menelaah setiap orang dari informasi diri yang telah diberikan, serta dapat memberikan gambaran seseorang melalui kegiatan – kegiatan atau dari spesifikasinya dalam pendidikan dan berorganisasi. Dengan kata lain manfaat CV menjelaskan kriteria diri dalam bentuk teks.

b.      Susunan CV
1.      Data Pribadi, bagian ini berisi nama, alamat, agama, email, nomor telepon dan identitas pribadi lainnya.
2.      Pendidikan, bagian ini menjelaskan latar belakang pendidikan dan berhubungan dengan pekerjaan yang dituju. Pada umumnya, banyak yang  membuat CV menjelaskan dari TK (Pendidikan paling dasar), SD, SMP sampai perguruan tinggi (Pendidikan terakhir).
3.      Pengalaman kerja, bagian ini adalah bagian yang paling dilihat oleh perekrut kerja. Pengalaman kerja memberikan gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih terbatas. Rekruter juga bisa menentukan apakah kandidat dapat segera menyesuaikan diri di organisasi yang baru atau apakah dia butuh penyesuaian yang panjang.
4.      Skill yang dimiliki, seharusnya pada bagian ini perlu dijelaskan dalam CV skill apa saja yang telah dimiliki sebagai proses belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Dan dibuat dalam bentuk yang meyakinkan dan informatif.
5.      Training yang pernah diikuti, untuk lebih meyakinkan lagi, perlu memasukkan daftar training yang pernah diikuti sebelumnya untuk memberi gambaran sejauh mana pemilik CV telah berkembang dan wawasan apa saja yang sudah dimiliki.
6.      Prestasi, ini adalah bagian yang penting disamping pengalaman kerja yang menjelaskan keunikan, kelebihan dan presetasi sebagai individu sekaligus pencapaian di bidang tertentu.
7.      Kegiatan ekstrakurikuler/kemasyarakatan, selain hal-hal yang berhubungan langsung dengan pekerjaan. Pada CV juga perlu memberikan sedikit gambaran kegiatan yang dilakukan di masyarakat. Ini akan menunjukkan bahwa pemilik CV bisa membagi waktu dan memiliki hubungan sosial yang lebih luas, tidak hanya sebatas di lingkungan pekerjaan. 

c.       Isi CV dan contoh
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Vica Haristantia

Alamat                                    :           Jl. 26 Duren Sawit Rt 09, Rw 05, No 14, Jakarta Timur
Telepon                       :           021 - 2948722
Handphone                 :           081223049209
E-mail                          :           vicaharistantiachaa@ymail.com

DATA PRIBADI
Tempat/Tgl. Lahir       :           Jakarta, 19 Mei 1994
Jenis kelamin               :           Perempuan
Kewarganegaraan       :           Indonesia
Agama                         :           Islam
Status                          :           Pelajar
Tinggi/Berat Badan     :           150cm/45kg

PENDIDIKAN FORMAL
2015 Universitas Gunadarma (Jurusan Management) S1 dengan IPK 3.32
2010 - 2012 SMK Jayawisata 2

PENDIDIKAN NON FORMAL
2010 EXECUTIVE TRAINING CENTER Jakarta
Effective Seling Strategy
Aplikasi Komputer Untuk Bisnis


BIDANG KEAHLIAN
Marketing Manajer

RIWAYAT PEKERJAAN
2011 JW Marriott Jakarta

Prestasi National (Sales Manager)
Meningkatkan volume penjualan
Meningkatkan penjualan per distributor sebesar 60%.

HOBBY
Membaca, internet

Demikian Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenarnya

Vica Haristantia